Wednesday, October 22, 2008

Antologi puisi (ACMAX IS 0172122679) :melayu


-->
The Akmar Creation 1976
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perjalanan
.
Perjalanan meredah bumi gersang
Mampukah kami teruskan juang
Memburu oasis yang tak pasti
Seteguk air penerus hayat ini
Buat kami dan kendati yang kehausan
Moga sempat tiba ke destinasi
Yang tak pasti berapa jauh lagi
Harapan kami moga diberkati Ilahi
LOBO and the young riders.


----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
PUISI BUAT KEKASIH
.
Sayang,
Dalam kesamaran senja
Berdiri aku disini
Merenung mentari merah
Menjadikan aku perindu
Pada bayangan wajahmu
Rindu pada memori silam
Pada kenangan semalam
Yang pernah kita rentetkan
Dalam kepayahan memburu pertemuan
Sayang,
Masihkah kau simpan kenangan itu
Dalam kamus asmara semalam
Agar ia tetap utuh
Bersemi dikamar ingatan
Seteguh cinta kita
Yang sekian lama terbina
Moga selamanya bersama…
.
ByDin March, ‘97
======================================================================================
Hikayat Penjaja Cinta
.
Kau rancak tarikan irama
Dalam pura menjaja cinta
Setiap gadis terlena kaku
Dalam goda ceria manja
Namun terleka seketika
Kau fikir raja cinta
Terlupa dunia sana
Asyik merencana minda
Terperangkap dalam suasana
Merintih helah celika
Memenangi lubuk tiap jiwa
Tak siapa bakal curiga
Sekarang kau megah dunia
Gadis-gadis digenggaman
Suatu hari kau sesali
Gemilang semalam kian pudar
Sandiwara alam cintamu
Tak siapapun bisa mengerti
Hanya dirimu yang tahu
Sengketamu yang tersendiri
.
.
By: Naufal 1997
MACTDENG
=====================================================================================
Teman
.
Meniti ranjau hidup berliku
Penuh duri menusuk kaki
Setiap pemergian usah dinanti
Setiap kematian usah ditangisi
Tabahkanlah hatimu tuan
Menerima dengan rela
Ketentuan dari yang Kuasa
Detik ini, tika jiwa masih bernyawa
Gagahkanlah langkah kakimu
Menuju kealam ceria
Pastikan kau temui nanti
Sebuah mahligai impian
Sebutir mutiara asli
Secangkir cinta nan suci
Sejambak haruman mawar,
Jangan hanya terkurung disini
Meratapi dian yang telah pergi
Hidup ini tidak pernah abadi
Namunku akan terus mencari
Seribu kuntuman kembang takkan sama
Sejambak mawar yang dulu kaugenggam
Ingatlah pada Allah wahai temanku.
Hiduplah dalam penuh ceria
.
Day `97
=====================================================================================
Bicara buat S.A.N.
.

Dalam keheningan malam
Diulit suara pungguk
Yang merindukan bulan
Nyanyian unggas malam
Menjadikan aku perindu
Pada dirimu
Mungkin kita terlalu jauh
Untuk saling bicara
Namun biarkanlah
Hati kita berbicara
Dan saling merindu
Teman…
Detik ini
Bayangan dirimu
menjelma lagi
walau dalam kesamaran
namun aku yakin
kau tetap setia
menggenggam janji kita
saling setia dan ikhlas
dalam menjalin cinta, yang terbina
aku bangga
aku bersyukur
kerana cintamu itu
adalah untukku
kini dan selamanya…
.
.
Din A.M
Teratak Damai-2 Jun 1996
=====================================================================================
SURAT UNTUK KAWAN; HIDUP KITA.
.
Cuba kau kenangkan
Kita pernah bicara
Hidup, cinta dan mati
Pasti kita lewati
Senja daerah ini
Mengingatkan aku
Saat kau berangkat
Ke Menara Tinggi
Didaerah keterasingan ini
Dalam diam kudoakan
Kau jaya kepuncak cita
Aku bangga dari kejauhan
Gembira jua aku
nanti kau dipersada bahgia
walau saat itu
kau lupa namaku
andai sesekali kau terkenang
bicara mesra masa lalu
jenguklah lembaran kenangan
aku dan syairku masih disitu
.

Naufal April 1997
(surat untuk kawan) rename 07.03. 1999 rename again on 26th Sept.2011
re-edit on 5th March 1999
retouch on 13th 2008-Serdang Selangor
=======================================================================================

SURYA.
.
Kehadiranmu
Senantiasa kuimpikan
Disetiap lena semalam
Dan senantiasa kunantikan
Hadirmu dari rimbunan maya
Senantiasa kuimpikan
kau jadi kekasih
milikku abadi
namun kau datang dan pergi
dalam kamus mimpi
senantiasa kuimpikan
kau menjelma dalam realiti
mengisi ruang kekosongan
yang sekian lama
kubiarkan sepi ketandusan
tak pernah berpenghuni
kau jelmalah dialam realiti
SURYA
Hadirlah bagai mentari pagi
Yang menerangi kegelapan maya
Dan petang nanti
Saat kau berangkat pergi
Berjanjilah pada diri ini
Esok pastikan kembali
Menyinari kegelapan malam
Menyuburi taman hati
Yang masih kegersangan
.
.
NAUFAL 2am
Villa Seri Mentosa, Selising Kelantan
========================================================================================
KARTUS RINDU (buat NSZ)
.
.
Teman...
Kala ini aku sepi
Dibalut resah hiba
Betapa aku rindu
Pada tawa mesra
Juga jeling manjamu
Dan redup matamu
Yang selalu tunduk
Bila kutenung
Oh... sayangku
Aku tahu kau setia
Membendung cinta kita
Aku juga sesetiamu
Mengharungi badai asmara
Sama-sama kita bajai
Cinta suci ini
Agar nanti
Akan terbukti
Jadi realiti
Cinta ini
Bukan hanya
Perkasihan mimpi
.
DIN 27.04.1996
======================================================================================
NINA KARTINA (SEBUAH LAGENDA)
.

SUNGGUHPUN KEHADIRANMU CUMA SEDETIK
MENGHISI KAMAR IMPIAN HARAPAN
BERSAMA KEMBOJA MEKAR DIMUARA
JAMBAK-JAMBAK BUNGA DIPUSARAMU
NINA…
KITA BERSAMA MENONGKAH ARUS
TETAP KITA RENTETKAN KENANGAN
DALAM KEPAYAHAN MEMBURU PERTEMUAN
KARTINA…
KINI KAU BERTEMAN SEPI
JAUH BERSEMADI DIALAM SANA
SEDANG AKU DALAM DUKADOSA
MERATAPI PEMERGIAN MU YANG ABADI
NINA KARTINA
AKU SERING MENANTI
KALAU-KALAU KAU DATANG
BERSAMA SEULAS SENYUM DIBIBIR
SERTA REDUP MATAMU
YANG TUNDUK BILA KUTENUNG
NAMUN NINA…
ITU HANYA MIMPI
SALAHKAH AKU YANG MASIH
MEMBURU MIMPI MERINDUIMU
NINA… KAU TETAP LAGENDA
.

ACMARUDIEN NAUFAL
4TH AUGUST 1996 12:19AM
========================================================================================
SURAT UNTUK KAWAN (V)
.
.
Aku disini
Menikmati anugerah
Malam didesa indah
Di Teratak Damai
Bersendirian begini, fikiranku melayang jauh
Mengingatkan aku
Pada seorang insan
Yang pernah kukenali
Mungkin terlalu sukar
Andai mesti kulupakan
“N2”
kau mekar indah
dikota kelahiran
yang penuh dengan
keceriaan dan dan cabaran
dan aku kini, pelarian kota
menyepi didesa ini
mencari tenang
menghirup damai
mungkin cara kita meniti hidup
amat jauh berbeza
namun suatu masa
kau, aku atau kita
pasti dipuncak jaya
dan pada detik itu
aku harap kau tak lupa, kita pernah bicara
antara kita, masih tetap sama, dan masih layak
untuk sama mengecap bahagia
.

NAUFAL A.M
2nd June 1996 8.00 pm Teratak Damai Danan, Kelantan
======================================================================================
ILIA (II)
.
Saat ini mengapa
Alunan lagu merdu
Tidak enak bagiku
Mengapa tiada indah
Semerdu alunan mesramu
Yang sekejap tadi
Kukunyah tanpa izinmu
Kucuri tanpa tahu mu
Kau terlalu istimewa
Mungkin terlalu sukar
Untuk kugambarkan
Kuterjemahkan dirimu
Dalam khayalan mimpi
Yang silih berganti
Hadirnya dalam lena pastiku
Diteratak damai ini
Aku terlalu sukar
Pejamkan kedua anugerah
Ada sesuatu harus dimemorikan
Ada sesuatu harus dilupakan
Kenangan silam bisa kulenyapkan
Tapi tutur mesramu
Gema suaramu tembus kedasar ingatan
Dan kan kekal indah dikamar hati
Hari ini, esok, dan entah sampai bila
Tak siapa tahu
Illia
.
Abg. Din
======================================================================================
SURAT BUAT NSZ
.
Sayang
Aku hadir disini
Setelah sekian lama
Aku menyepi diri
Kehadiranku ini
Untuk hangatkan
Cinta yang kaku
Mungkin hanya aku
Yang dilamun rindu
Tapi mengapa sayang
Kehadiranku ini
Kau lontarkan
Dengan api kemarahan
Dengan rasa cemburumu
Sedangkan aku masih belum sempat
Mengerti apa-apa sayang
Andai aku bersalah, maaf yang kupinta
Harapanku agar
Tiada sengketa antara kita
Yang boleh musnahkan
Tugu cinta yang kita bina
Dengan cinta dan ketulusan hati
Kau dan aku…
.
.
aque:
Din A.M
2nd June 1996
Teratak Damai
======================================================================================
SURAT UNTUK KAWAN (VIIII)
.
Sekian lama kita
Kenal dan mesra
Saksinya adalah kota
Namun tak terlafaz cinta
Terkadang aku terfikir
Adakah aku bersalah
Menyembunyikan rasa
Pada kelahiran cinta
Berdosakah kita
Saling menipu diri
Sekian lama kenal mesra
Kongsi ceria hilai tawa
Sampai bila kita
Terusan begini lagi
Hanya khabar suka duka
Menerus kemesraan
Suatu hari mendatang
Mampukah kita bercinta
Hidup bersama saling mengerti
Atau selamanya memendam rasa
Siapa bakal mengerti semua ini
Kalau bukan kau dan aku?
.
Naufal A.M
==========================================================================================
SURAT UNTUK KAWAN (X)
.
Aku kesini lagi
Daerah pertemuan asal
Dimana kita mesra
Riang dicelahan teduh mentari
Aku mengenang kembali
Detik indah bersama
Ditaman ini dahulu
Kita adalah penyerinya
Kau bunga aku wangiannya
Setelah kau pergi
Semuanya tak bererti lagi
.

DayNaufal 1997 July
=====================================================================================

Sajak Untuk Suami
.
Suamiku,
Yang bernama ...,
Pernahku tanya padamu cintakah engkau kepadaku,
Engkau tersenyum ketawa memandangku
Usah ditanya jangan dibicara kata itu,
Kerana ianya hanya mengundang sengketa
Kelukaanmu dan kelukaanku..
Dan kemudian engkau terus sepi..
Suamiku
Aku mungkin milikmu
Tapi inginku milikimu
Bukan setakat nilai kasih perkahwinan yang ku pertahankan
Tapi kasih dan cintaku padamu sebagai isterimu,
Suamiku
Tahukah engkau erti cinta?
Bukan sekadar cantuman kasih nafas menjadi satu
Bukan sekadar rengekan kecil kehangatan pelukan
Cinta itu terlalu abstrak tanpanya gelaplah malam
Berhentilah bayu bertiup ke pantai
Hilanglah cahaya bulan meyuluhi bumi.
Suamiku
Ku coretkan segalanya bukan untuk menagih kasih,
Kerana engkau jua pemuisi sepertiku,
Yang hidup dengan kalam ditanganmu,
Yang mencoret dan menggaris kata hatimu,
Cuma aku ingin berada dihatimu,
Bukan sekadar penghias langit tidurmu
Suamiku,
Andai kau meyayangiku
Walau secebis cuma terkalis dihatimu,
Belajarlah untuk mengenali aku
Mengenali cintaku
Diriku
Isterimu.
=======================================================================================



SURAT UNTUK KAWAN (VI)
.
Kehadiranmu
Dalam kamus semalam
Bagai memberikanku
Kekuatan bak laksamana
Untuk terus berdiri
Disini hari ini
Meneruskan perjalanan suci
Semangat dan tuturmu
Menjadikan diri ini
Lebih berani meniti hari
Yang sebelum ini
Lebih banyak kusiakan
Melayan dunia khayalanku
Kehadiranmu…
Jadikan perjalanan hidupku
Lebih punya erti
Lebih bermakna
Kesepian diteratak ini
Membuatku mengerti
Betapa hidup ini
Takkan kita teruskan
Sendirian…
Kita perlukan teman
Mengisi kekosongan jiwa
Untuk hidup ceria manja
Kau juga seorang teman
.
NAUFAL A.M 12th/13th June 1996
Teratak Damai Danan
============================================================================================


SESAAT INSAF
.
Aku dengar kini
Keluhan perit suara
Menagih simpati
Aku dengar lagi
Rintihan penuh sendu
Ratap tangisnya
Umpama memohon
Doa dan kemaafan
Insaf seorang insan
Namun sejengkal detik cuma
.
.
AKMARRUDIN ~ BUKIT JAWA
11:30 am 14031996

========================================================================================
BLACKBOARD
.
Hairan…
Aku jadi keliru
Apakah manusia kelabu
Atau aku yang tak tahu
Untuk menilai satu warna
Untuk membeza dua warna
Petak besar kebanggaan kelas
Warna hijau tatapan siswa
Menadah mesra ilmu ditera
Tapi mengapa kehijauanmu
Orang katakan hitam
Kau digelar ‘papan hitam’
Tak kira usia,
Tak kira bangsa
Tak kira ugama
Mungkin jua
Itu yang diajar guru
“ini Papan Hitam”
“this iz Blackboard”
Namun…
Begitu jua nasib cinta
Kesenian, ketulusan
Dan kesuciannya
Disalahmengertikan
Salahlah tafsirannya
Cinta suci itu
Cinta damai ini
Mengapa jadi hitam
Sedang zahir putih bersih
Namun…
Itulah hakikat kini
Blackboard
Hijau dikata hitam
Cinta…
Suci dikata noda
Itulah dunia
Aku makin keliru
.
.
NAUFAL 11:25p.m Rabu 06031996
=====================================================================================
PERGI (V)
.
Samar senja ini
Berangkat lagi aku
Menyambung perjalanan
Memburu mimpi yang hilang
Sendirian aku disini
Menempuh getir perjalanan
Dalam rimba beronak duri
Hutan batu seribu liku
Aku bermimpi dalam jaga
Memburu cahaya yang kelabu
Hingga aku tak bisa mengerti
Apa sebenar kesudahannya nanti.
.
Day Creation 07041997
=========================================================================================

ADIDAS, CITIZEN, OTOMATIK
adidas
5:35a.m
citizen calculator
5 5 96
Aku tak tahu
Entah mengapa begitu payah
Untuk kupejamkan sepasang anugerah
Sejak semalam
Hingga detik adidas ini
Tidak sedikitpun
Lahir nafsu untuk lena
Sembilan teman villa
Hampir penamat mimpinya
Namun aku
Usahkan bermimpi
Pejam seminit pun sukar
Aku pun tak tahu
Entah mengapa
Adakah aku dilamun rindu
Tapi! Pada siapa…
Atau…
Automatic rest ku
Sudah punah
Siang nanti
Aku perlu
Cari pomen
Repair otomatik rest ku
Sebelum senja hadir lagi
.
.
MACTDENG 6AS SMBJ

====================================================================================
HANYA NOKTAH
.
­­­­­。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。
。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。
。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。
。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。。
bermula dari satu titik asal
segala-galanya akan berlaku dan berlalu.
Itu saja
.
Din Jan ‘98
=======================================================================================
SURAT BUAT NSZ
.
Sayang
Aku hadir disini
Setelah sekian lama
Aku menyepi diri
Kehadiranku ini
Untuk hangatkan
Cinta yang kaku
Mungkin hanya aku
Yang dilamun rindu
Tapi mengapa sayang
Kehadiranku ini
Kau lontarkan
Dengan api kemarahan
Dengan rasa cemburumu
Sedangkan aku masih belum sempat
Mengerti apa-apa sayang
Andai aku bersalah, maaf yang ku pinta
Harapanku agar
Tiada sengketa antara kita
Yang boleh musnahkan
Tugu cinta yang kita bina
Dengan cinta dan ketulusan hati
Kau dan Aku…
.
.
aque: DIN A.M
2nd June 1996
Teratak Damai
=====================================================================================
PERSINGGAHAN DAMAI
.
Aku…
Diteratak usang ini
Begitu damai, begitu tenteram
Pada detik tiga suku pagi
Betapa mata ini
Tidak mahu terpejam
Diulit suara pungguk
Berselangan irama cangkerik
Dan sesekali terdengar
Kokokan si Jalak bersahutan
Tandanya esok bakal tiba
Mungkinkah menjemputku
Mengembara lagi dibumi ini
Teratak ini pernah jadi saksi
Tika jiwa diamuk resah
Namun ia tetap setia disini
Menghitung pergi dan hadirku
Merebahkan diri lesu
Dilantai usangnya….
.

DIN A.M
Subuh Jumaat
12041996
========================================================================================
MENGHITUNG DETIK
.
.
Berlari-lari
Dalam kesamaran senja ini
Digarisan selari
Memburu pasti
Terus berlari
Mengejar mentari
Yang kian pergi
Bersama hari
Langkah terhenti
Terlena dalam mimpi
Aku terus disini
Menghitung detik ngeri
Yang makin tak pasti.
.
.
DAYnaufal
23rd December 1996
HEADOFFICE CITY-LINK
KELANA JAYA, SELANGOR
======================================================================================
PERIKSA II
.
.
Ia hadir lagi
88, 91, 93, 94,
Kini 1996
88 ia amat jinak
dengan mudah kutawan
kujadikan bekal perjalanan
91 ia amat kejam, zalim…
gagal bererti tamat sekolah
namun kumasih belum tercicir
93 ia lebih ganas
lebih menyayat hati
ramai teman kecundang
begitu jua aku
94 aku ulangi cabaran 93
dengan semangat yang kental
berbekalkan kemampuan tinggi
kulangkahi anak tangga IPT
(Institut Perdagangan Timur)
kini 96 makin menghantui
ia bakal menguji diri
mampukah aku berdiri
melangkah menuju destinasi
Institut Pengajian Tinggi
Mampukah tugunya ku daki
Merealitikan impian hati
.
.
DIN A.M 100996
8:30am
saat usiaku menjangkau 20an..


========================================================================================
hikayat buaya-buayan
.
Tersebut kisah sang buaya
Asal manusia tetap manusia
Tinggal disarang ngeri
========================================================================================





Hadiah Buat Mama
.
.
Hari ini disini
Aku tersedar dari mimpi
Bangun merenung mentari
Indahnya impianku realiti
Aku penghuni menara ini
Hadiah berharga kurniaan Ilahi
Berdirinya aku dipuncak ini
Untuk pulang sebagai bestari
Agar nanti suatu hari
Teguh menempuh onak duri
Mama tersenyum tanda mensyukuri
Abah bangga jasa dihargai
Mereka tak mungkin kulupai
Akan kuraih kejayaan pasti
.
.
Din Merah 4220 Jebat Kolej Tun Perak, UPM
1:30am 10th June 1998
1st Sem Bachelor Art in English
======================================================================================
DAMAI YANG HILANG
.
.
Hidup aman
Dalam ketenangan
Merintis hari
Dalam merdu irama
Terkadang
Kicauan unggas
Diganggu derum jentolak
Yang menghumban tunjang bumi
Dikala itu
Masih lagi terlena
Sang pujangga merdeka
Duilit mimpi ringgit sogokan
Hari ini
Segala hampir tiada
Kicauan sang unggas
Jauh kedengaran
Didaerah yang tak pasti
.
.
NAUFAL A.M DESA DANAN JULY 1996
=====================================================================================
AGAS-AGAS
.
.
Perjalanan malam sunyi
Terbang tanpa arah
Mencari jejalur cahaya
Dalam kesamaran senja
Hidup yang kau lalui
Tak ubah agas-agas
Yang terbang kala malam
Tersadai pada neon
Terkadang dilenyek rakus
Atau sempat terbang lagi
Kau tak harus begini
Menyiksa dirimu dengan fantasi
Yang kau sendiri belum pasti
Neon mana bakal simpati
Bila kau terbang dan lari
Pada kesempatan waktu tersisa ini
Pasti kau bisa mengerti
Detik ini bukan milikmu lagi
Takkan kau teruskan
Perjalanan malam sunyi
.
.
NAUFAL
9:45am
21071996
=====================================================================================
INSAFI
.
.
Mengapa jadi bodoh
Bertarung dengan maut
Menempah celaka
Dalam duka dosa
Mengapa jadi bodoh
Membunuh satu jiwa
Mencacat emosi
Menyiksa naluri
Jangan jadi bodoh
Mempertaruhkan hidup
Kejalan nestapa
Demi secangkir air
Dan sebuku roti
Jangan terus bodoh
Mencipta kedunguan
Biar saja tumbuh dalam diri
Mana pergi semangat lama
Yang subur kalahkan rimba
Jangan, Jangan, Jangan
Jangan teruskan langkah ini
Terlalu sumbang bagimu
Teruskan perjalanan suci
Jauhi lorong nanah hanyir dosa
Jangan lagi kau hadir
Dalam kamus dosa
Agar nama sucimu
Kekal subur dipintu syurga
.
.
DIN A.M
6s3
10:10am
040496
=======================================================================================

JALAN- JALAN KE MENARA
.
.
Suatu hari suatu masa
Kita saling bicara
Kemana arah kita
Semasa meratah usia
Setelah kau berjaya
Kau melangkah ke menara
Ku terdampar di desa
Semakin hari dilupa
Sedar diri terhina
Kembali aku berusaha
Kiranya rezeki masih ada
Secangkir semangat ku duga
Sekali rebah tak mengapa
Kan ku buktikan pada semua
Kentalkan jiwa tempuhi segala
Selagi berdaya ku bangun jua
Senyuman manis tampak ceria
Kali ini aku berjaya
Ke menara Universiti Putra (210598)
Samakan taraf dengan semua
Sedarilah teman sekolah hamba
Kita sama di puncak menara
Kail sejengkal kutarik sedepa
Sembunyikan saja lagu duka
‘Kekasihku di Menara’.

.
.
BY: ACMARNAUFAL
2:00am 10th June 1998
4220 KTP UPM
43300 MALAYSIA
========================================================================================

K L
.
.
Kemana Langkah
Kaki Lesu
Kejurang Laknat
Kelembah Lekit
Keegoan Lelaki
.
Kemunafikan Lesbian
Kesentosaan Lenyap
Kembalilah Lydiana
Kejalan Lurus
.
Kuburkan Langsung
Keindahan Lakonanmu
Katakanlah Lagi
Kalimah Luhur
.
Kuala Lumpur
Kotaraya Lemas
Kembalilah Lydiana
Kedesa Lambaian
Ketanah Lahirmu
Kawan Lama
Ketandusan Layananmu
.
.
NAUFAL A.M
18th June 1996
6AS3 SMBJ KELANTAN
MALAYSIA
======================================================================================
Teratak Pusaka
.
.
.
Sesekali
Aku singgah di teratak ini
Betapa Aku rasakan
Kedamaiannya
Aku rasa lenang, sentosa
Walau sesekali cuma
Hadir seketika disini
Dan andai diizinkan waktu
Aku kan senntiasa kesini
Menghirup damai, mengecap aman
Aku ingin selalu begini
Aku hampir muak
Bergelumang dengan debu kota
Yang tak pernah seketika pun
Menjanjikan secebis kedamaian
Namun
Aku tak bisa berlamaan disini
Aku harus berangkat pergi
Mengejar impian, mendaki harapan
Entah bila nanti
Berkesempatan hadir lagi
Ke teratak usang ini
Yang senantiasa menghadiahkan
Sekalung kedamaian hakiki
Disetiap hadirku
.

.
Din A.M
4:00am
120496
========================================================================================

SUATU SUDUT SELARI (edisi Kota Budaya)
.
.
Semalam Akue pernah hadir tiba
Ke Kota yang khabarnya
Tidak pernah buruk sekian lama
Ingin kue selami perut budayanya
Makin lama aku disini
Akue makin lebih ‘ngerti
Apa yang tersirat disini
Hanya penghuninya paling memahami
Akue lihat kepuraan
Akue lihat kecundangan
Aku lihat kehidupan
Aku lihat kecekalan
Gadis murahan dengan ‘sugar daddy’ nya
Gadis malang memboyot perutnya
Gamat insan dipasar, lorong-lorong kota
Gigih Pak Chik beca dengan kendatinya
Andaianku sedikit keliru
Tidak setepat sangkaanku
Aku makin banyak tahu
Mataku takkan berubah biru…
.

.
Satu Pesiastirasa: NOFAR 08:35am
28th Jan ’98

=======================================================================================
CEBISAN BUAT NONI (I)

.
Teman…
Kudengar suara
Tuturmu berbahasa
Lidahku kelu
Terpukau tanpa makna
Aku kagum pada bicaramu
Kaget dan hampir lupa
Bahawa aku Cuma
Bicara dengan suara
Belum lagi kukenali
Zahirmu teman
Malah tak pernah
Menatap wajahmu
Meskipun mimpi indah
Kaukah itu teman
Memukau segenap sarafku
Dengan tutur bicara
Juga lembut suaramu
Mungkin suatu waktu
Sebelum jasad terbujur
Ingin kutemui dirimu
Dalam realiti ini
Akan kubiarkan
Sepasang mata ini
Meratah tiap inci
Keindahanmu yang hakiki
Agar nanti
Lenaku dalam aman
.
.

Din Naufal A.M
========================================================================================

ITU SEMALAM

.

Adik
Semalam kita bersama
Kongsi ceria hilai tawa
Tika cahaya terangi gelita
Tapi adik…
Itu sebuah kenangan cuma
Kini kita berlainan udara
Menghirup nafas penuh sengsara
Masing-masing punya cara
Meneruskan hidup yang tersisa
Adik
Kini kita makin dewasa
Teruskanlah langkah terbina
Usah kenang lagi cerita lama
Yang sebabkan kita semua berbeza
Namun, sama perit sama pedihnya
Adik
Bila nanti, kita bermandi ceria
Usah lupa suatu masa
Kita pernah milikinya
Kini Ayahanda Bonda
Pasti bahagia tersenyum bangga
Walau mereka tak sempat bersama
Mengecap bahagia yang kita bina
.
.
Din A.M
04051996
12:30am
======================================================================================

CERITA BUDAK TUA
.
.
Kita telah lalui
Titian-titian usang
Kita terjatuh, Tersungkur
Tapi kita bangun semula
Membina titian baru
Melepasi jurang rintangan
Kini kita berjaya tiba
Disepara perjalanan
Haruskah disini berhenti
Sedangkan semalam
Bersungguh kita tempuh
Onak duri yang menikam
Kita harus teruskan!!
Perjalanan ke puncak menara
Kerana bukan mudah
Kita jejaki Taman Harapan ini
Kita kumpul kembali
Semangat yang tersisa
Agar kita jaya
Tiba di puncak cita
Suatu masa suatu rasa
Jangan kita lupa
Andai kita berdiri di puncak
Kita pernah berada dibawah sana
Hargailah rezeki kurniaan Ilahi
Jenguklah seketika
Anak bangsa yang terleka, terluka
Bangunkan mereka, baluti luka mereka
Bawalah mereka juga kepuncak jaya
Mereka jua ingin bahagia
.
.
ACMAR A.M
.
.


.



kunjungi gearpowermarket di, visit gearpowermarket at:
beli jual sewa/buy sell or rent Anything here:




No comments: